Home » All posts
Misteri Ka’bah yang Telah Menggegerkan NASA
Assalamualaikum Wr. Wb.
Hai, kali ini InfoErsan akan membahas tentang Misteri Ka’bah yang Telah Menggegerkan NASA, langsung aja ya lihat artikel dibawah ini...
Komodo Tampil Di Film James Bond Terbaru, Skyfall
Assalamualaikum Wr. Wb.
Hai, kali ini InfoErsan akan meng-update tentang Komodo yang ternyata ikut dalam film James Bond terbaru, Skyfall. Langsung aja simak artikel berikut...
7 Satwa Paling Langka di Indonesia
Assalamualaikum Wr. Wb.
Hai kali ini InfoErsan akan membahas tentang 7 Satwa Paling Langka di Indonesia, langsung saja simak artikel di bawah...
Kolam Renang Paling Besar Di Dunia
Assalamualaikum Wr. Wb.
Hai, kali ini InfoErsan bakal ng-update tentang Kolam Renang Paling Besar di Dunia. Silahkan baca artikel berikut...
Ternyata Posisi Tidur Telentang Itu Sangat Berbahaya
Assalamualaikum Wr. Wb.
" Mohon Perhatian"
Menurut penelitian yang di lakukan oleh para Profesor ahli dari Jepang, selama hampir 20 tahun akhirnya mereka mengumumkan keputusan yang sangat mengejutkan kita semua tentang cara kita tidur selama ini.
Ternyata tidur telentang sangat tidak dianjurkan sama sekali oleh para peneliti dari Jepang. Dan berikut kutipan dari Prof. Dr. Uzumaki Naruto yang diterjemahkan secara bebas : "Kalau tidur jangan sekali kali dengan posisi TELENTANG...!!! Karena tidur TELENTANG itu bisa mengganggu kesehatan anda. Beberapa survei telah dilakukan dan menghasilkan bukti yang akurat."
Orang2 yang tidur dengan posisi TELENTANG, dipastikan akan mengalami gejala-gejala sebagai berikut :
Orang2 yang tidur dengan posisi TELENTANG, dipastikan akan mengalami gejala-gejala sebagai berikut :
1. Susah bernafas
2. Tersedak
3. Kerongkongan tersumbat
4. Yang paling fatal dapat menyebabkan kematian
Oleh karena itu, kami menyarankan agar anda menghindari tidur dengan posisi TELENTANG. Sebab, jangankan tidur TELEN TANG, TELEN BAUT saja anda pasti susahnya setengah mati setengah hidup.
Jadi, demi kebaikan bersama, maka kami menyarankan kalau tidur jangan TELEN apa- apa.
Wassalamualaikum Wr. Wb.
Ternyata Bahasa Indonesia Populer Dalam Industri Mobil Internasional
Assalamualaikum Wr. Wb.
Hai, kali ini InfoErsan akan meng-update tentang otomotif, tepatnya bahasa Indonesia yang tenyata populer dalam industri mobil Internasional. Oke, langsung saja lihat artikel dibawah ini...
Tahun 2012 sudah berakhir, namun cerita
manis industri mobil Indonesia sudah terasa. Bila di dalam negeri sudah
lebih dari 1 juta mobil yang terjual, di tataran internasional, nama
dari Indonesia mulai diadopsi oleh produsen internasional.
Di pasar domestik, pasar mobil Indonesia
telah mencapai rekor penjualan 1 juta unit di November silam. Ini adalah
angka penjualan mobil tertinggi dalam sejarah. Di tataran global, para produsen mobil mulai melirik bahasa Indonesia untuk dijadikan nama mobil mereka.
Lihat saja kata Macan yang diambil oleh
Porsche untuk nama Sport Utility Vehicle (SUV) terbaru mereka. Tadinya
berbagai kalangan menyebutkan kalau mobil itu akan dinamai Cajun.
Namun Porsche dalam siaran pers resmi
pada Februari lalu menuturkan Macan dipilih karena memiliki unsur
kelenturan, kekuatan, daya tarik dan dinamika yang merupakan inti dari
mobil terbarunya itu. “Macan merupakan kombinasi dari semua
karakteristik mobil sport dengan keuntungan sebuah SUV dan asli dari
Porsche,” ujar Executive Vice President Sales and Marketing of Porsche
AG Bernhard Maier ketika itu.
Maier menambahkan nama Macan itu cocok
bersanding dengan Porsche. “Terdengar enak di semua bahasa dan dialek
serta memiliki asosiasi positif,” ujarnya.
Mobil yang akan menjadi tulang punggung
Porsche dan menjadi adik dari Cayenne itu sendiri pabriknya tengah
dipersiapkan, dan tengah memasuki proses pembangunan body assembly line
dan paint shop dengan nilai investasi 500 juta euro.
Pembangunan pabrik ini merupakan salah
satu proyek terbesar dalam sejarah Porsche. Dalam jangka menengah,
Porsche berharap bisa menciptakan 1.000 lapangan kerja baru.
Bicara mengenai mobil sport, di tahun
2009 muncul nama Madura di merek Lamborghini. Pemilihan nama Madura yang
tercetus pada tahun 2009 itu digunakan untuk mobil konsep Lamborghini
tersebut bukan hanya sekedar pilih nama saja. Madura dipilih untuk
mempertahankan tradisi Lamborghini.
Tradisi itu menuliskan untuk mobil-mobil
Lamborghini selalu menggunakan nama lomba banteng atau yang berkaitan
dengan lomba itu. Misalnya Lamborghini Reventon yang mengambil nama dari
benteng terkenal dari Spanyol yang punya reputasi membunuh seorang
matador.
“Untuk menghargai tradisi ini, nama mobil
konsep itu mengambil nama dari pulau di Indonesia yang terkenal dengan
lomba sapi,” ujar perancang mobil konsep Lamborghini Slavche Tanevsky
dalam pesan elektroniknya di Desember 2009.
Mobil Lamborghini Madura merupakan
proposal untuk mobil hybrid Lamborghini. Jika tak ada aral melintang
mobil ini rencananya masuk tahap produksi di 2016 nanti meski hingga
kini nasibnya belum diketahui.
Lepas dari Macan dan Madura, ada lagi mobil fenomenal lain yang mengadopsi nama dari bahasa Indonesia, yakni Suzuki Ertiga. Nama Ertiga ini diadopsi dari pengucapan
nama mobil konsep mobil tersebut yakni rIII yang dibaca dalam bahasa
Indonesia, Er tiga.
Awalnya mobil ini dimaksudkan hanya untuk
pasar mobil India, tapi Managing Director & CEO Maruti Suzuki India
Limited Shinzo Nakanishi mengakui kalau nama Ertiga terinspirasi dari
bahasa Indonesia. “Nama Ertiga terinspirasi dari Indonesia
dan saya rasa nama ini adalah nama yang bagus, mudah diucapkan dan mudah
diingat,” jelas Nakanishi juga merupakan salah satu pelopor pembangunan
merek Suzuki di Indonesia ketika berbicara dengan detikOto di New Delhi
awal tahun ini.
Nama ini pun menurut Nakanishi terdengar
bagus dan menarik serta mudah diingat oleh orang-orang dari negara mana
pun. Nama Ertiga itu sebenarnya berasosiasi pada Er yang berarti huruf R
yang memiliki arti ‘Row’ atau baris. Sementara sedangkan tiga merupakan
angka 3 yang merupakan jumlah baris tempat duduk di kabin mobil ini.
Toyota dan Daihatsu pun memperkenalkan
bahasa sanskerta di mobil murah mereka Agya dan Ayla. Agya berasal dari
bahasa Sanskerta yang berarti cepat, follow, speed dan Ayla berarti
cahaya. Sejak kemunculannya Agya dan Ayla pun langsung dikenal dunia.









